TARAKAN, ALINEA62— Panen raya jagung yang digelar Polda Kalimantan Utara bersama Polres Tarakan di Kelurahan Mamburungan Timur, Tarakan Timur, Sabtu (16/5/2026), mendapat apresiasi dari Ketua DPRD Tarakan, Muhammad Yunus. Kegiatan tersebut dinilai memberi dampak positif bagi petani sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional.
Panen dilakukan di lahan sekitar setengah hektare dengan hasil mencapai ratusan kilogram jagung. Hasil panen selanjutnya dibawa ke gudang Bulog untuk ditampung sebagai bagian dari dukungan terhadap ketersediaan pangan.
Muhammad Yunus mengatakan keterlibatan kepolisian dalam mendampingi petani hingga proses panen menjadi bentuk dukungan nyata terhadap program swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah pusat.
“Terima kasih kepada pihak kepolisian, khususnya Polda Kaltara dan Polres Tarakan yang sudah membantu program ketahanan pangan, khususnya di bidang jagung,” katanya usai menghadiri panen raya.
Ia menyebut, dari hasil panen tersebut sekitar 500 kilogram jagung didistribusikan ke gudang Bulog untuk ditampung.
“Tadi kita melihat ada sekitar 500 kilogram jagung yang dibawa ke gudang Bulog,” ujarnya.
Menurut Yunus, program pendampingan yang dilakukan kepolisian bersama para petani sejauh ini menunjukkan perkembangan positif dan diharapkan terus berlanjut agar produksi jagung di Tarakan semakin meningkat.
“Kalau saya melihat, kegiatan untuk membantu para petani ini sangat bagus,” ucapnya.
Sementara itu, Kapolda Kalimantan Utara, Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy menjelaskan panen raya jagung dilakukan serentak di seluruh jajaran kepolisian di Indonesia sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.
Di Tarakan, panen dipusatkan di wilayah Mamburungan Timur dengan luas lahan sekitar setengah hektare. Hasil panen nantinya disalurkan ke Bulog guna membantu kebutuhan stok pangan sekaligus mendukung kesejahteraan petani.
Selain panen raya, Polda Kaltara juga menyiapkan program penanaman jagung pada kuartal ketiga tahun ini sebagai lanjutan dari program ketahanan pangan di berbagai wilayah Kalimantan Utara.
Kapolda turut mengakui masih terdapat kendala distribusi hasil panen, terutama di wilayah perbatasan seperti Malinau dan Nunukan yang membutuhkan tambahan gudang penyimpanan Bulog. Saat ini fasilitas gudang masih terpusat di Tarakan dan Bulungan.













Discussion about this post