TARAKAN, ALINEA62– Pelepasan Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2026 di Dermaga Komando Daerah Angkatan Laut (Koderal) XIII Tarakan, Selasa (14/7/2026), turut dihadiri Ketua DPRD Kota Tarakan, Muhammad Yunus. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan terhadap upaya Bank Indonesia (BI) dan TNI Angkatan Laut (TNI AL) menjaga kedaulatan rupiah hingga ke wilayah terdepan, terluar, dan terpencil (3T).
Ekspedisi tersebut kembali digelar untuk memastikan masyarakat di kawasan kepulauan dan perbatasan memperoleh layanan penukaran uang rupiah layak edar. Pada tahun ini, BI menyiapkan uang tunai senilai Rp6 miliar yang akan didistribusikan menggunakan KRI Ajak-653 ke sejumlah pulau di Kalimantan Utara.
Muhammad Yunus menilai kolaborasi BI dan TNI AL merupakan langkah strategis untuk memastikan negara hadir melalui pelayanan kepada masyarakat, khususnya di wilayah yang sulit dijangkau.
“Ini merupakan langkah yang sangat baik. Kami mengapresiasi Bank Indonesia bersama TNI AL yang terus berkolaborasi memastikan masyarakat di wilayah 3T tetap mendapatkan layanan penukaran uang layak edar,” ujarnya.
Menurutnya, rupiah bukan hanya alat transaksi, tetapi juga simbol kedaulatan negara. Karena itu, upaya menghadirkan uang layak edar hingga ke pulau-pulau terluar memiliki makna penting dalam memperkuat kehadiran negara di wilayah perbatasan.
Ia juga mengapresiasi keterlibatan TNI AL yang mengerahkan KRI Ajak-653 untuk mendukung distribusi uang rupiah ke wilayah kepulauan.

Yunus berharap Ekspedisi Rupiah Berdaulat dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan jangkauan yang semakin luas sehingga masyarakat di kawasan 3T semakin mudah memperoleh layanan penukaran uang.
Dalam ekspedisi tahun ini, tim kas keliling BI dijadwalkan mengunjungi Pulau Sebatik, Pulau Bunyu, Pulau Maratua, Pulau Sambit, dan Pulau Derawan selama 14 hingga 20 Juli 2026. Selain melayani penukaran uang, masyarakat juga akan mendapatkan edukasi mengenai cara mengenali keaslian rupiah sebagai bagian dari upaya menjaga kedaulatan mata uang Indonesia.











Discussion about this post