TARAKAN, ALINEA62 – Suasana reses di Jalan Anggrek, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Tarakan Barat, Selasa (17/2/2026), berlangsung hangat dan penuh dialog. Warga memanfaatkan pertemuan tersebut untuk menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi, terutama di bidang layanan kesehatan.
Kegiatan yang digelar Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Supa’ad Hadianto, itu tidak hanya menjadi ajang penyerapan aspirasi, tetapi juga ruang diskusi terbuka antara masyarakat dan pihak terkait. Dalam kesempatan tersebut, Supa’ad menghadirkan perwakilan BPJS Kesehatan dan Dinas Kesehatan untuk memberikan penjelasan langsung kepada warga.
Langkah itu mendapat apresiasi dari masyarakat. Ketua RT 16 Kelurahan Karang Anyar, Ikram, menilai reses kali ini lebih terasa manfaatnya karena warga bisa berdialog langsung mengenai persoalan kesehatan.
“Warga bisa langsung bertanya soal BPJS maupun layanan kesehatan. Ini membantu karena banyak yang masih belum memahami mekanismenya,” ujarnya.
Menurut Ikram, edukasi kesehatan perlu dilakukan secara berkelanjutan. Ia mencontohkan kasus demam berdarah yang sempat terjadi di lingkungan mereka. Saat itu, warga dinilai kurang memahami langkah pencegahan sehingga kebingungan ketika kasus muncul.
Dalam sesi dialog, sejumlah warga menyampaikan pertanyaan terkait skema rawat inap menggunakan BPJS, termasuk status kepesertaan yang belum aktif. Pendeta Hendry Manurung juga mengusulkan pendataan ulang bagi warga RT 16 yang belum terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan.
Selain isu kesehatan, warga turut menyampaikan kebutuhan pembangunan infrastruktur lingkungan, seperti peningkatan jalan dan akses penghubung antar-gang.
Supa’ad menjelaskan, sebagai anggota Komisi IV yang membidangi Kesejahteraan Rakyat dan Sumber Daya Manusia, ia memberi perhatian pada sektor kesehatan dan pendidikan. Karena itu, ia sengaja melibatkan pihak yang kompeten agar masyarakat memperoleh penjelasan yang komprehensif.
“Reses ini penting untuk mendengar langsung keluhan warga. Dari situ kita tahu persoalan riil di lapangan,” kata Supa’ad.
Ia menegaskan akan menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan sesuai skala prioritas dan kewenangan yang dimiliki, serta memastikan anggaran daerah dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Tarakan.













Discussion about this post