BULUNGAN, ALINEA62 – Partai Nasional Demokrat (NasDem) Kabupaten Bulungan menegaskan sikap terbuka terhadap kritik, namun menolak narasi yang dinilai tidak berimbang atau cenderung sepihak di ruang publik.
Pernyataan ini disampaikan menyusul pemberitaan Majalah Tempo terkait isu merger atau penggabungan antara Partai Gerindra dan Partai NasDem.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) NasDem Bulungan yang juga Anggota DPRD Kabupaten Bulungan, Sunaryo, menyampaikan bahwa kritik merupakan bagian penting dalam demokrasi sebagai bentuk kontrol terhadap jalannya pemerintahan dan politik.
“Kami tidak anti kritik. Kritik itu penting dan kami terbuka. Namun, kami berharap disampaikan secara objektif, berimbang, dan berbasis fakta, bukan framing yang sepihak,” ujarnya, Selasa (14/4/2026).
Menurutnya, di tengah arus informasi yang cepat, penyajian informasi yang tidak utuh berpotensi membentuk persepsi publik yang keliru. Karena itu, semua pihak diharapkan dapat menjaga kualitas informasi yang beredar di masyarakat.
Sunaryo menegaskan, NasDem selama ini berkomitmen pada prinsip transparansi, penegakan hukum, serta menjunjung tinggi integritas dalam setiap langkah politik dan pengabdian kepada masyarakat.
Ia juga mengajak seluruh kader dan simpatisan untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh berbagai narasi yang berkembang, serta terus fokus pada kerja-kerja nyata.
“Kami memilih untuk tetap bekerja dan melayani masyarakat. Pada akhirnya, publik akan menilai berdasarkan kinerja yang nyata,” katanya.
NasDem Bulungan berharap dinamika yang terjadi dapat menjadi bagian dari proses demokrasi yang sehat, dengan tetap mengedepankan sikap saling menghormati serta menjaga kondusivitas di tengah masyarakat.










Discussion about this post