TARAKAN, ALINEA62 – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Kalimantan Utara angkat bicara terkait polemik pemberitaan Majalah Tempo yang dinilai menyudutkan partai. Hal itu disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Sekretariat NasDem, Jalan Kusuma Bangsa, Rabu (15/4/2026) pagi.
Kegiatan tersebut dihadiri seluruh Ketua DPD Partai NasDem se-Kalimantan Utara maupun perwakilannya sebagai bentuk konsolidasi sikap atas isu yang berkembang.
Ketua DPW NasDem Kaltara, Supaad Hadianto, menyatakan bahwa pemberitaan Tempo pada 12–14 April 2026, mulai dari cover, judul hingga konten podcast, mengandung framing negatif terhadap partai.
“Terlihat jelas ada upaya membangun persepsi publik yang merendahkan Ketua Umum dan institusi Partai NasDem,” ujarnya.
Ia menyoroti penggunaan judul cover “PT NasDem Indonesia Raya Tbk” yang dinilai menggiring opini publik seolah-olah partai politik diposisikan sebagai entitas bisnis.
“Framing seperti ini tidak sesuai dengan nilai dan prinsip yang dijunjung Partai NasDem,” tegasnya.
Selain itu, pihaknya juga menilai isi laporan Tempo cenderung membentuk opini bahwa partai telah bergeser ke arah kepentingan pragmatis, tanpa menyajikan sudut pandang yang berimbang.
“Atas keseluruhan isi tersebut, kami menilai pemberitaan ini tidak mencerminkan praktik jurnalisme yang adil dan beretika,” lanjutnya.
Dalam pernyataan sikapnya, DPW NasDem Kaltara menyampaikan dua tuntutan kepada Majalah Tempo. Pertama, meminta permintaan maaf secara tertulis dan terbuka kepada Ketua Umum serta seluruh kader Partai NasDem. Kedua, meminta agar pemberitaan serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari.
NasDem Kaltara menegaskan tetap menghormati kebebasan pers, namun mengingatkan bahwa kebebasan tersebut harus dijalankan dengan menjunjung tinggi etika jurnalistik dan prinsip keberimbangan.
Konferensi pers berlangsung tertib dan menjadi penegasan sikap bersama seluruh jajaran Partai NasDem di Kalimantan Utara dalam merespons polemik tersebut.












Discussion about this post