TARAKAN, ALINEA62 – Minat masyarakat Kalimantan Utara (Kaltara) untuk berinvestasi emas terus meningkat, terlebih di tengah fluktuasi harga yang terjadi belakangan ini. Namun sebelum memutuskan membeli, warga diminta memahami sejumlah hal penting agar investasi emas benar-benar memberi keuntungan.
Pengamat ekonomi sekaligus Direktur Politeknik Bisnis Kalimantan Utara, Dr. Ana Sriekaningsih, S.E., M.M., mengingatkan bahwa penurunan harga emas tidak selalu berarti merugi. Justru, menurutnya, kondisi tersebut bisa menjadi momentum bagi masyarakat yang ingin mulai berinvestasi. “Meski sekarang turun, harga emas saat ini masih jauh lebih tinggi dibandingkan beberapa tahun lalu. Dalam jangka panjang, tren emas itu tetap naik,” ujar Ana, Sabtu (31/1/2026).
Ia menjelaskan, emas tetap menjadi instrumen investasi favorit karena bersifat aman dan likuid. Artinya, emas relatif mudah dijual ketika pemilik membutuhkan dana cepat, berbeda dengan aset lain seperti tanah atau rumah yang memerlukan waktu lama untuk dicairkan.
Namun, Ana menekankan pentingnya memilih jenis emas yang tepat. Untuk tujuan investasi, masyarakat disarankan memilih emas batangan, bukan emas perhiasan. “Kalau perhiasan, ada penyusutan nilai karena biaya pembuatan. Itu tidak dibayar saat dijual kembali. Jadi kalau mau investasi, sebaiknya emas batangan,” tegasnya.
Bagi warga yang belum memiliki dana besar, Ana menyebut investasi emas tetap bisa dilakukan melalui skema cicilan di lembaga resmi. Dengan sistem angsuran tetap, investor tetap mendapatkan emas meskipun harga pasar terus berfluktuasi. “Angsurannya flat. Walaupun harga emas naik, cicilan tetap sama. Ini solusi bagi masyarakat yang ingin investasi tapi modal awalnya terbatas,” jelasnya.
Di akhir, Ana berpesan agar warga Kaltara berinvestasi secara bijak dan tidak tergiur tawaran yang tidak jelas. “Belilah emas di tempat yang terpercaya dan jangan panik saat harga turun. Kuncinya konsisten dan sabar,” pungkasnya.













Discussion about this post