TARAKAN, ALINEA62 – Keberadaan Koperasi Merah Putih (KMP) di Kota Tarakan belum sepenuhnya berjalan optimal. Dari enam koperasi yang tercatat, baru tiga KMP yang aktif menjalankan kegiatan usaha secara berkelanjutan.
Ketua Koperasi Merah Putih Selumit Tarakan, Saifullah, mengatakan tiga koperasi yang saat ini aktif beroperasi yakni KMP Selumit, Karang Anyar, dan Mamburungan Timur. Ketiganya telah memiliki tempat operasional serta aktivitas usaha yang berjalan rutin.
“Ketiganya sudah punya tempat dan aktivitas usaha,” ujar Saifullah, yang juga dipercaya sebagai Ketua KMP se-Kota Tarakan, Jumat (30/1/2026).
Sementara itu, tiga koperasi lainnya, KMP Mamburungan, Juata Permai, dan Sebengkok, masih menjalankan kegiatan terbatas. Aktivitas yang dilakukan umumnya bersifat insidental, seperti pasar murah, dan belum memiliki unit usaha tetap.
Saifullah menyebut, idealnya dari 20 kelurahan di Kota Tarakan seluruhnya memiliki KMP yang aktif. Namun ia menegaskan, koperasi yang kerap disebut tidak aktif sejatinya bukan tutup, melainkan belum berjalan optimal sejak awal pembentukan.
“Kalau dibilang tutup itu tidak tepat, karena memang dari awal belum jalan,” katanya.
Ia menjelaskan, keterbatasan modal kerja menjadi salah satu kendala utama yang dihadapi koperasi. Selain itu, perubahan kebijakan pemerintah pusat turut memengaruhi ruang gerak koperasi di daerah.
“Sekarang peran koperasi lebih banyak sebagai operator, sementara perencanaan usaha ditentukan dari pusat,” jelasnya.
Meski demikian, Pemerintah Kota Tarakan tetap memberikan dukungan agar koperasi dapat bertahan. Dukungan tersebut antara lain kemudahan perizinan, pemanfaatan aset pemerintah daerah sebagai kantor dan gudang koperasi, serta bantuan dana operasional sekitar Rp35 juta per tahun.
Menurut Saifullah, dukungan tersebut cukup membantu operasional dasar koperasi, meski belum menyentuh kebutuhan modal kerja. “Pemkot sudah cukup membantu dari sisi izin dan operasional. Tinggal ke depan bagaimana ada dukungan modal,” ujarnya.
Ke depan, ia berharap kebijakan penguatan koperasi lebih memperhatikan kondisi koperasi yang telah berjalan serta memberi ruang bagi koperasi di daerah untuk berkembang sesuai potensi wilayah masing-masing.













Discussion about this post