TARAKAN, ALINEA62 – Greenhouse Hydrofarm Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan (UBT) kembali menghasilkan panen sayuran hidroponik. Pada Senin (26/10/2026) pagi, tim Hydrofarm memanen sekitar 50 sawi pakcoy sebagai bagian dari aktivitas rutin budidaya yang sekaligus menjadi media pembelajaran bagi mahasiswa.
Dosen sekaligus Pengelola Hydrofarm Fakultas Pertanian UBT, Banyuriatiga, S.P., M.Sc, mengatakan kegiatan panen merupakan bagian dari upaya mengoptimalkan pemanfaatan greenhouse sebagai laboratorium praktik budidaya tanaman berbasis teknologi modern.
“Panen yang kami laksanakan tadi pagi merupakan kegiatan rutin pengelolaan greenhouse Hydrofarm. Selain menghasilkan sayuran segar, fasilitas ini juga kami manfaatkan sebagai sarana pembelajaran, praktik budidaya, dan pengembangan kegiatan pertanian produktif di lingkungan Fakultas Pertanian,” ujarnya.
Saat ini, Hydrofarm Fakultas Pertanian UBT membudidayakan tiga komoditas sayuran, yakni sawi pakcoy, selada, dan kangkung dengan sistem hidroponik.
Greenhouse yang dimiliki memiliki ukuran 8 x 20 meter atau sekitar 160 meter persegi. Di dalamnya terdapat 10 meja tanam, dengan masing-masing meja memiliki sekitar 150 lubang tanam. Secara keseluruhan, kapasitas greenhouse mencapai kurang lebih 1.500 lubang tanam.
Menurut Banyuriatiga, kapasitas tersebut memungkinkan pengelola mengoptimalkan produksi sayuran sekaligus memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam menerapkan teknologi budidaya hidroponik.
Panen kali ini memang hanya menghasilkan sekitar 50 pack pakcoy karena yang dipanen baru satu jenis tanaman. Dalam kondisi normal, ketika ketiga komoditas dipanen secara bersamaan, hasil panen dapat mencapai sekitar 140 pack.
“Kalau panen tiga komoditas sekaligus biasanya bisa mencapai sekitar 140 pak. Hari ini hanya pakcoy yang siap panen, sehingga hasilnya sekitar 50 pack,” jelasnya.
Ia berharap keberadaan Hydrofarm terus menjadi pusat pembelajaran pertanian modern yang mampu meningkatkan keterampilan mahasiswa sekaligus memperkenalkan budidaya hidroponik sebagai salah satu solusi menghasilkan sayuran berkualitas di lahan yang terbatas.








Discussion about this post