TARAKAN, ALINEA62– Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (Gapasdap) Tarakan memastikan lonjakan penumpang angkutan laut menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah masih dalam kondisi terkendali.
Ketua DPC Gapasdap Tarakan, Robinson Usat, mengatakan peningkatan jumlah penumpang mulai terlihat dalam beberapa hari terakhir. Namun, kenaikan tersebut belum menunjukkan lonjakan signifikan, khususnya di sejumlah rute utama.
“Belum terlalu membludak, masih relatif normal. Saya juga baru dari lapangan, masih berjalan seperti biasa,” ujarnya, Kamis (19/3/2026).
Saat ini, sebanyak 23 armada speedboat masih beroperasi secara bergantian melayani penumpang. Ia memastikan seluruh armada tetap berjalan sesuai jadwal, meski tingkat keterisian mulai meningkat dibanding hari biasa.
“Sekarang sudah mulai terisi, tapi belum sampai over kapasitas,” jelasnya.
Robinson menambahkan, pihaknya telah menyiapkan skenario penambahan armada apabila terjadi lonjakan penumpang secara signifikan dalam beberapa hari ke depan. Namun, hingga kini izin penambahan armada dari instansi terkait belum diterbitkan.
“Kami siap menambah armada, tapi izinnya belum ada,” ungkapnya.
Menurutnya, kondisi tersebut membuat sebagian penumpang mulai beralih ke angkutan non-reguler yang turut beroperasi di lapangan.
Dari hasil pemantauan, peningkatan penumpang paling terasa pada jadwal siang hari. Bahkan, tiket keberangkatan pukul 13.00 Wita dilaporkan hampir penuh sejak pagi.
Meski demikian, Gapasdap memastikan tarif tiket tidak mengalami kenaikan dan masih mengacu pada harga yang berlaku sebelumnya.
“Tidak ada perubahan harga tiket. Kenaikan biasanya dipengaruhi BBM, tapi saat ini masih stabil,” katanya.
Untuk jadwal pelayaran, keberangkatan tetap berjalan seperti biasa, dengan trip pertama pukul 07.15 Wita dan terakhir pukul 16.10 Wita.
Menjelang puncak arus mudik, Gapasdap juga mengingatkan seluruh operator untuk mengutamakan aspek keselamatan, termasuk memastikan kondisi nahkoda dan anak buah kapal (ABK) tetap prima.
“Kami imbau kru dalam kondisi fit dan kapal benar-benar aman, karena yang dibawa adalah penumpang,” tegasnya.
Selain itu, pemilik armada juga diminta memperhatikan kesejahteraan kru agar pelayanan kepada penumpang tetap maksimal selama periode Lebaran.










Discussion about this post