TARAKAN, ALINEA62 – Semangat masyarakat untuk berkurban pada Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Kota Tarakan tetap tinggi meski kondisi ekonomi sedang sulit. Muhammadiyah mencatat peningkatan jumlah hewan kurban tahun ini dengan total sementara mencapai 37 ekor sapi dan 10 ekor kambing yang disembelih di berbagai titik di Tarakan.
Penyembelihan hewan kurban tersebar di sejumlah masjid, sekolah, hingga amal usaha Muhammadiyah di empat Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) se-Kota Tarakan.
Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Utara, Syamsi Sarman, mengatakan pihaknya bersyukur pelaksanaan Iduladha tahun ini berlangsung serentak dengan Arab Saudi. “Yang pertama, kita patut bersyukur ya, tahun ini sama. Seluruh kelompok masyarakat dan pemerintah, kita sama-sama salat. Bahkan cocok jadwalnya juga dengan Arab Saudi pada saat jamaah haji sedang wukuf di Arafah,” ujarnya, Rabu (27/5/2026).
Menurutnya, keseragaman waktu pelaksanaan Iduladha menjadi momentum mempererat persatuan umat Islam sekaligus meningkatkan semangat berbagi kepada sesama. Di tengah daya beli masyarakat yang menurun dan harga kebutuhan pokok yang naik, antusiasme warga untuk berkurban justru mengalami peningkatan. “Ini luar biasa. Padahal kalau dipikir-pikir, ini lagi krisis ekonomi, daya beli rendah, harga kebutuhan pokok juga naik, tapi masyarakat tetap berkurban,” katanya.
Berdasarkan data sementara Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Tarakan, jumlah hewan kurban yang disembelih di Tarakan mencapai 37 ekor sapi dan 10 ekor kambing. Di wilayah PCM Tarakan Timur, Masjid Al Amin menyembelih 10 ekor sapi dan 1 kambing, SD Muhammadiyah 2 sebanyak 2 ekor sapi, serta Masjid Al Mujtahida Mamburungan sebanyak 10 ekor sapi.
Sementara di PCM Tarakan Tengah, Kompleks Perguruan Selumit menyembelih 1 ekor sapi dan 3 kambing, sedangkan Masjid Al Firdaus menyembelih 1 sapi dan 3 kambing.
Kemudian di PCM Tarakan Barat, Masjid Ibadurrahman tercatat menyembelih 3 ekor sapi. Adapun di PCM Tarakan Utara, Masjid AR Fachruddin menyembelih 5 ekor sapi dan 3 kambing, serta Lazismu MBS Tarakan menyembelih 5 ekor sapi.
Syamsi berharap jumlah hewan kurban di lingkungan Muhammadiyah terus meningkat pada tahun-tahun mendatang.
“Kita utamakan masyarakat sekitar. Jadi bukan hanya Muhammadiyah itu. Muhammadiyah hanya berkurban saja, tapi manfaatnya harus dirasakan oleh semua masyarakat,” jelasnya.
Daging kurban tersebut dibagikan kepada masyarakat sekitar, termasuk warga kurang mampu, tenaga pendidik, hingga siswa di lingkungan amal usaha Muhammadiyah di Tarakan.













Discussion about this post