TARAKAN, ALINEA62– Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kota Tarakan Periode 2025-2030 resmi dikukuhkan di Gedung Sri Tower, Jumat (7/8/2026). Pengukuhan pengurus dilakukan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IWAPI Kalimantan Utara (Kaltara), Hj. Sri Sulartiningsih sebagai bagian dari penguatan organisasi pengusaha perempuan di daerah.
Ketua DPD IWAPI Kalimantan Utara, Hj. Sri Sulartiningsih, mengatakan pengukuhan ini merupakan bagian dari percepatan pembentukan kepengurusan IWAPI di seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Utara.
Menurutnya, keberadaan IWAPI diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui pemberdayaan pelaku usaha perempuan.
“IWAPI harus mampu bersinergi dan berkolaborasi dengan pemerintah maupun sektor swasta untuk menumbuhkembangkan perekonomian secara inklusif,” ujarnya.
Ia menegaskan IWAPI terbuka bagi seluruh pelaku usaha, baik skala mikro, kecil, menengah hingga besar, tanpa membedakan latar belakang suku, agama, budaya maupun kondisi fisik. Selama ini, IWAPI juga aktif menggandeng komunitas UMKM disabilitas serta organisasi perempuan dalam berbagai kegiatan sosial, bazar dan olahraga.
Hj. Sri menambahkan, setelah pengukuhan di Tarakan, agenda organisasi akan berlanjut ke Kabupaten Bulungan pada 8 Agustus, kemudian disusul Kabupaten Nunukan. Sementara kepengurusan di Kabupaten Malinau dan Kabupaten Tana Tidung juga tengah dipersiapkan sebagai bagian dari persiapan Rakerda IWAPI Kaltara dan Musyawarah Nasional (Munas) IWAPI.
Sementara itu, Ketua DPC IWAPI Kota Tarakan, dr. Yuli Indrayani, mengatakan kepengurusan yang baru akan langsung bergerak dengan mengenalkan IWAPI kepada masyarakat sebagai wadah bagi pengusaha perempuan.
Selain sosialisasi organisasi, IWAPI Tarakan akan memprioritaskan peningkatan kapasitas pelaku UMKM melalui pelatihan pemasaran digital agar produk lokal mampu bersaing dengan produk dari luar daerah.
“Kami ingin pelaku UMKM di Tarakan mampu memanfaatkan internet sebagai media pemasaran sehingga jangkauan pasar mereka semakin luas,” katanya.
IWAPI Tarakan juga akan melakukan pendataan terhadap pelaku usaha mikro dan kecil yang belum tersentuh pembinaan. Mereka akan diajak bergabung menjadi anggota agar memperoleh pendampingan dan kesempatan mengembangkan usaha.
Menindaklanjuti harapan Pemerintah Kota Tarakan agar semakin banyak pengusaha perempuan muda yang tumbuh, IWAPI juga membuka ruang kolaborasi sebagai wadah berbagi pengalaman, saling mendukung, dan berkembang bersama.
Dengan berbagai program tersebut, IWAPI Tarakan menargetkan semakin banyak UMKM perempuan yang mampu naik kelas dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital.








Discussion about this post