TARAKAN, ALINEA62– Universitas Terbuka (UT) Tarakan sukses menggelar seminar bertema “Membangun Beranda Nusantara dengan SDM yang Berdampak dan Berdaya Saing” di Tarakan Art & Convention Centre (TACC), Sabtu (22/8/2026). Acara yang berlangsung meriah ini menghadirkan Guru Besar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UT, Prof. Dr. Maximus Gorky Sembiring, M.Sc., sebagai pembicara utama.
Kehadiran Prof. Maximus menjadi daya tarik utama dalam seminar yang bertujuan menyiapkan mahasiswa dan masyarakat Kalimantan Utara (Kaltara) menghadapi ketidakpastian dunia kerja serta pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Direktur UT Tarakan, Jeji Muhamad Najib, dalam sambutannya menegaskan bahwa pembangunan Kaltara sebagai beranda terdepan Indonesia tidak bisa hanya mengandalkan infrastruktur dan sumber daya alam semata.
“Pembangunan harus dibarengi dengan penguatan SDM yang mandiri, disiplin, inovatif, dan mampu beradaptasi. Perkembangan AI tidak perlu ditakuti, melainkan dimanfaatkan untuk menciptakan karya dan peluang,” ujar Jeji di hadapan para peserta.
Sementara itu, dalam paparan utamanya, Prof. Dr. Maximus Gorky Sembiring menekankan bahwa era perubahan dan ketidakpastian justru membuka ruang bagi lahirnya berbagai peluang baru. Menurutnya, daya saing suatu daerah tidak lagi diukur dari kepemilikan bahan baku semata, melainkan dari kemampuan SDM dalam mengolah dan memberi nilai tambah.
“Yang menentukan bukan hanya siapa yang memiliki bahan baku, tetapi siapa yang mampu mengolah, mengembangkan, dan menciptakan nilai tambah melalui pendidikan, teknologi, dan inovasi,” pangkas Prof. Maximus.
Ia juga mengajak generasi muda di Kaltara untuk membangun tiga kekuatan utama, yakni inovasi, teknologi, dan jaringan, serta berani bertransformasi dari pencari kerja menjadi pembuat peluang.
Melalui agenda seremonial ini, UT Tarakan sekaligus mempertegas komitmennya dalam memperluas akses pendidikan tinggi yang berkualitas dan inklusif di wilayah Kaltara, demi mencetak SDM unggul yang siap bersaing di tingkat nasional maupun global.











Discussion about this post