TARAKAN, ALINEA62 – Polisi bergerak cepat menangani kasus penikaman yang terjadi di Kelurahan Karang Rejo, Kecamatan Tarakan Barat. Hanya dalam waktu sekitar tiga jam, pelaku berinisial IW berhasil ditangkap.
Peristiwa itu dilaporkan warga pada Jumat (7/3/2026) sekitar pukul 18.30 WITA. Laporan awal menyebutkan adanya seorang pria yang ditemukan tergeletak di lokasi kejadian.
Kapolres Tarakan AKBP Erwin Syahputra Manik melalui Kasat Reskrim AKP Reginald Yuniawan Sujono mengatakan, pihaknya langsung turun ke tempat kejadian perkara (TKP) begitu menerima laporan.
“Tim segera menuju TKP untuk melakukan penanganan awal dan mengumpulkan barang bukti, termasuk rekaman CCTV di sekitar lokasi,” ujar Reginald.
Korban sempat dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat. Namun, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis.
Dari hasil penyelidikan awal dan analisis rekaman CCTV, polisi berhasil mengidentifikasi pelaku sebagai IW. Ia diduga melakukan aksi penikaman tersebut bersama seorang rekannya.
Setelah mengantongi identitas pelaku, polisi langsung melakukan pengejaran. Hasilnya, sekitar pukul 21.30 WITA, IW berhasil ditangkap di Jalan Wijaya Kusuma, Kelurahan Karang Anyar.
“Pelaku sudah diamankan di Mapolres Tarakan. Sementara satu orang lainnya yang diduga terlibat masih dalam pengejaran,” jelasnya.
Dari hasil interogasi sementara, motif penikaman diduga dipicu konflik terkait narkotika. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya rekaman CCTV, senjata tajam yang digunakan pelaku, serta telepon genggam milik korban.
Reginald menambahkan, pelaku merupakan residivis kasus narkotika yang sebelumnya pernah menjalani hukuman penjara selama empat tahun.
Terkait adanya kerumunan warga di Polres Tarakan yang sempat beredar di media sosial, ia membenarkan hal tersebut. Warga yang datang merupakan keluarga korban yang ingin mengetahui perkembangan penanganan kasus.
“Setelah diberikan penjelasan bahwa pelaku telah diamankan dan proses hukum berjalan, mereka kemudian kembali,” katanya.
Saat ini, polisi masih terus melakukan pengembangan untuk mengungkap keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut.













Discussion about this post