JAKARTA, ALINEA62– PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau PELNI memastikan kesiapan armadanya untuk melayani Angkutan Lebaran 2026. Masa angkutan Lebaran ditetapkan mulai 6 Maret hingga 6 April 2026, dengan puncak arus mudik diproyeksikan terjadi pada 18 Maret 2026.
Direktur Utama PELNI, Tri Andayani, mengatakan total penumpang pada periode Lebaran tahun ini diperkirakan mencapai 641 ribu orang. Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, PELNI mengerahkan 55 kapal yang terdiri dari 25 kapal penumpang dan 30 kapal perintis.
“Total ketersediaan tiket selama masa angkutan Lebaran 2026 mencapai 751.555 tiket. Adapun total kapasitas seluruh kapal sebesar 56.069 seat, termasuk dispensasi kapasitas dari otoritas terkait,” ujar perempuan yang akrab disapa Anda dalam keterangan tertulis, Rabu (4/3/2026).
Ia menegaskan, persiapan Angkutan Lebaran mengedepankan tiga pilar utama, yakni safety first, zero accident, dan service excellent. Seluruh awak kapal juga dipastikan telah memenuhi sertifikasi wajib sesuai regulasi internasional.
PELNI, lanjutnya, telah melakukan ramp check menyeluruh bersama Kementerian Perhubungan untuk memastikan kelaiklautan kapal, ketersediaan BBM, air tawar, logistik, hingga fasilitas penumpang dan awak kapal.
Selain itu, PELNI juga menggelar workshop keselamatan bagi seluruh ABK, mendirikan posko bersama, melakukan monitoring cuaca dengan BMKG, menyesuaikan rute dan jadwal pelayaran, serta menambah personel pengamanan di atas kapal dan pelabuhan.
Anda mengimbau calon penumpang memesan tiket lebih awal melalui kanal resmi guna menghindari antrean panjang di pelabuhan.
“Setiap kapal dan ABK PELNI siap melayani masyarakat dengan sepenuh hati agar perjalanan mudik berjalan aman dan nyaman,” tutupnya.
PELNI memproyeksikan lima pelabuhan keberangkatan terpadat selama Lebaran 2026 yakni Makassar, Balikpapan, Batam, Ambon, dan Bau-Bau.
Sementara itu, lima pelabuhan kedatangan terpadat diperkirakan berada di Kumai, Makassar, Surabaya, Balikpapan, dan Ambon.
Adapun lima ruas terpadat meliputi Batam–Belawan, Belawan–Batam, Balikpapan–Surabaya, Kumai–Semarang, serta Makassar–Surabaya.
Tiket kapal PELNI dapat dibeli melalui aplikasi PELNI Mobile, website resmi PELNI, contact center 162, loket cabang, hingga berbagai kanal perbankan dan ritel modern yang telah bekerja sama.








Discussion about this post