MALINAU, ALINEA62– Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tarakan menggelar layanan “Imigrasi untuk Rakyat” di Kabupaten Malinau selama tiga hari. Hasilnya, ratusan warga memanfaatkan layanan tersebut, terutama untuk pembuatan paspor.
Kegiatan yang berlangsung pada 13-15 April 2026 di Kantor Bupati Malinau ini menghadirkan berbagai layanan publik, mulai dari pembuatan paspor keliling hingga pemeriksaan kesehatan gratis.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tarakan, Okky Setyawan, mengatakan kegiatan ini merupakan upaya mendekatkan layanan keimigrasian kepada masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Direktorat Jenderal Imigrasi dalam mendekatkan pelayanan keimigrasian kepada masyarakat,” ujar Okky dalam keterangan tertulis, Jumat (17/4/2026).
Layanan paspor keliling atau LAPAK IKAN menjadi yang paling diminati. Total sebanyak 242 permohonan paspor tercatat selama kegiatan berlangsung.
Rinciannya, pada hari pertama ada 76 permohonan, terdiri dari 60 paspor baru, 15 penggantian, dan 1 permohonan ditolak. Hari kedua meningkat menjadi 100 permohonan, dengan 63 paspor baru dan 37 penggantian. Sementara hari ketiga tercatat 66 permohonan, terdiri dari 39 paspor baru dan 27 penggantian.
Selain layanan keimigrasian, kegiatan ini juga diramaikan dengan pemeriksaan kesehatan gratis serta pembagian suplemen untuk meningkatkan daya tahan tubuh masyarakat.
Okky menambahkan, kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas sektor antara Imigrasi Tarakan, Pemerintah Kabupaten Malinau dan pihak swasta.
“Pelaksanaan kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tarakan dengan Pemerintah Kabupaten Malinau dan Sinohydro Corporation,” jelasnya.
Tak hanya itu, pameran produk warga binaan Lapas Tarakan dan pelaku UMKM turut digelar dan mendapat respons positif dari masyarakat.
Selama tiga hari pelaksanaan, kegiatan berjalan lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari warga. Imigrasi berharap layanan serupa dapat terus digelar agar akses pelayanan publik semakin mudah dijangkau masyarakat.










Discussion about this post