• Tentang Kami
  • Redaksi & Manajemen
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Selasa, 17 Maret 2026
Alinea Enam Dua
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Lifestyle
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Lifestyle
  • Opini
No Result
View All Result
Alinea Enam Dua
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Lifestyle
  • Opini
Home Daerah

Cerita di Balik Layanan 112 Tarakan: Operator Hadapi Laporan Darurat hingga Ulah Iseng

by Redaksi
03/07/2026
in Daerah, Headline
A A
Lia Practica Dewi, operator layanan darurat 112 Kota Tarakan, siaga menerima panggilan masyarakat.

Lia Practica Dewi, operator layanan darurat 112 Kota Tarakan, siaga menerima panggilan masyarakat.

TARAKAN, ALINEA62– Layanan darurat 112 milik Pemerintah Kota Tarakan menjadi salah satu saluran utama bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan cepat. Namun di balik dering telepon yang masuk setiap hari, ada cerita para operator yang harus sigap menangani berbagai laporan, mulai dari kondisi darurat hingga panggilan iseng.

Salah satunya adalah Lia Practica Dewi, operator layanan 112 yang akrab disapa Tika. Perempuan kelahiran Tarakan, 16 Agustus 1993 ini telah bertugas sejak 2019 atau sekitar enam tahun terakhir.

Baca Juga

Komunitas YVC-I Tarakan Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan dan Bagikan Takjil di Jalan

Kodim 0907/Tarakan Gelar Bazar Murah Ramadhan, Sediakan Sembako Lebih Terjangkau

Sebagai operator, Tika bertugas menerima telepon masyarakat yang membutuhkan layanan darurat, seperti ambulans pasien, ambulans jenazah hingga laporan yang harus diteruskan kepada petugas pemadam kebakaran.

“Kalau tugas kami menerima telepon 112 untuk pelayanan ambulans pasien, ambulans jenazah, dan juga meneruskan laporan ke damkar,” ucapnya, Jumat (6/7/2026).

Tika menjelaskan, layanan 112 dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai kebutuhan darurat, seperti permintaan ambulans pasien, ambulans jenazah, bantuan pemadam kebakaran, hingga beberapa informasi layanan publik tertentu. “Kadang ada warga minta bantuan evakuasi sarang tawon, ular masuk rumah, atau kucing yang terjebak di atas pohon,” katanya.

Ia menegaskan, layanan ini tidak dipungut biaya. Masyarakat dapat menghubungi nomor tersebut secara gratis untuk meminta bantuan. “Telepon ke 112 itu gratis, tidak dipotong pulsa. Pelayanan ambulans pasien, ambulans jenazah maupun bantuan damkar juga gratis,” jelasnya.

Untuk menggunakan layanan ini, masyarakat cukup menekan 112 melalui telepon seluler tanpa perlu menambahkan kode wilayah. Setelah tersambung, penelepon akan mendengar suara panduan otomatis.

“Nanti ada suara robot yang mengarahkan. Setelah itu pencet angka nol supaya tersambung ke operator,” terangnya.

Setelah terhubung dengan operator, masyarakat dapat menyampaikan kebutuhan atau laporan darurat yang kemudian akan diteruskan ke petugas terkait.

Laporan yang masuk pun beragam. Kata Tika, tidak hanya soal kebakaran atau kondisi medis darurat, tetapi juga permintaan bantuan lain dari masyarakat. Salah satu pengalaman yang paling diingat Tika adalah saat menerima telepon dari seorang ibu yang terkunci di kamar mandi rumahnya.

“Pernah ada ibu-ibu telepon, katanya terkunci di kamar mandi dan tidak bisa keluar. Dia sendirian di rumah. Saya minta beliau tenang dulu, lalu saya teruskan laporannya ke damkar,” ungkapnya.

Beruntung, petugas pemadam kebakaran merespons cepat dan berhasil membantu membuka pintu kamar mandi tersebut. Meski sering menerima laporan darurat, Tika mengungkapkan tidak sedikit panggilan yang ternyata hanya sekadar iseng. Bahkan, jumlahnya bisa cukup banyak dalam sehari. “Telepon iseng itu paling banyak, apalagi kalau musim liburan sekolah. Bisa sampai 20 sampai 30 kali sehari,” katanya.

Biasanya penelepon adalah anak-anak yang sekadar mencoba nomor darurat tersebut. Isi teleponnya pun bermacam-macam. “Ada yang minta top up pulsa, ada juga yang bilang HP-nya terkunci. Kadang mereka cuma ketawa-ketawa saja,” ujarnya.

Tak jarang pula operator menerima kata-kata yang tidak pantas dari penelepon. “Kadang ada juga yang bicara jorok atau aneh-aneh. Tapi kami tetap harus menanggapinya dengan sabar,” kata Tika.

Sebagai operator layanan publik, mereka memang dituntut tetap profesional. Dalam standar operasional prosedur (SOP), operator tidak diperbolehkan memarahi penelepon meskipun panggilan tersebut mengganggu.

Biasanya operator hanya memberikan teguran dengan cara yang baik. Namun jika panggilan iseng terus dilakukan, nomor tersebut bisa diblokir sementara hingga permanen. “Kalau sudah berulang dan mengganggu, bisa kami blokir. Ada yang 1×24 jam, ada juga yang permanen,” jelasnya.

Layanan 112 sendiri beroperasi selama 24 jam dengan sistem kerja bergiliran. Para operator akan meneruskan laporan yang masuk kepada unit terkait, seperti ambulans atau pemadam kebakaran.

Untuk pelayanan ambulans pasien, waktu respons biasanya sekitar tujuh hingga sepuluh menit, tergantung jarak lokasi kejadian. “Kami jelaskan juga ke keluarga pasien soal estimasi waktunya, supaya mereka tahu prosesnya,” katanya.

Meski sering menghadapi panggilan iseng, Tika mengaku tetap menikmati pekerjaannya. Ia merasa bangga ketika layanan yang diberikan mendapat apresiasi dari masyarakat. “Kadang kami lihat di media sosial, warga bilang pelayanan 112 cepat. Itu sudah jadi motivasi buat kami,” ujarnya.

Tika berharap masyarakat Tarakan dapat memanfaatkan layanan 112 dengan bijak dan hanya menggunakannya untuk kondisi darurat. “Harapannya warga Tarakan ingat nomor ini kalau benar-benar butuh bantuan. Jangan dipakai main-main, karena ini layanan untuk masyarakat,” pungkasnya.

Bagikan:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Cetak(Membuka di jendela yang baru) Cetak

Berita Terkait

Yayasan Almarhamah Tawarkan Beragam Program Lansia, Dibiayai Dana Keumatan dan Donasi

Yayasan Almarhamah Tawarkan Beragam Program Lansia, Dibiayai Dana Keumatan dan Donasi

by Redaksi
02/12/2026
0

TARAKAN, ALINEA62 – Yayasan Almarhamah terus memperkuat komitmennya dalam pemberdayaan lanjut usia (lansia) melalui berbagai program sosial dan pendidikan. Tak...

Pengamat sekaligus Akademisi Ekonomi Universitas Borneo Tarakan (UBT), Dr. Margiyono, S.E., M.Si

Pusat Pemerintahan Baru Dorong Ekonomi, Akademisi Wanti-wanti Dampak Sosial

by Redaksi
02/04/2026
0

TARAKAN, ALINEA62 – Rencana pemindahan pusat pemerintahan Kota Tarakan ke wilayah Tarakan Utara dinilai berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemerataan...

DPMPTSP Tarakan Terbitkan 15.649 Izin Sepanjang 2025, OSS Dominasi Layanan

DPMPTSP Tarakan Terbitkan 15.649 Izin Sepanjang 2025, OSS Dominasi Layanan

by Redaksi
01/28/2026
0

TARAKAN,ALINEA62– Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tarakan mencatat capaian signifikan dalam pelayanan perizinan dan non-perizinan...

Polemik Relokasi Pedagang Buah di Tarakan: Klaim Aset Pemkot vs Pengakuan Warga

Polemik Relokasi Pedagang Buah di Tarakan: Klaim Aset Pemkot vs Pengakuan Warga

by Redaksi
01/28/2026
0

TARAKAN, ALINEA62 – Rencana relokasi pedagang buah musiman yang selama ini berjualan di depan Lapangan Tenis Indoor Telaga Keramat, Kampung...

Next Post
JOB Simenggaris Laksanakan Kunjungan Kehormatan dan Safari Ramadan Bersama Bupati Nunukan

JOB Simenggaris Laksanakan Kunjungan Kehormatan dan Safari Ramadan Bersama Bupati Nunukan

Ketua DPD NasDem Bulungan, Sunaryo bersama jajaran pengurus menyerahkan sembako kepada Pesantren Alkhairat

Warnai Ramadan dengan Kebaikan, NasDem Bulungan Berbagai Sembako dan Takjil di Bunyu

UBT Kupas KUHP Baru dan Dampaknya Terhadap Kerja Jurnalis

UBT Kupas KUHP Baru dan Dampaknya Terhadap Kerja Jurnalis

Discussion about this post

Berita Terlaris

  • Pickup Mahindra dari India berstiker Koperasi Desa Merah Putih. Foto: Dok. Mahindra Auto Global.

    Pickup India Datang, KMP Selumit: Kami Lebih Butuh Modal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Viral Disebut Tak Layak, SPPG Juata Laut Klarifikasi Menu MBG

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Operasional Tiga Dapur MBG di Tarakan Disetop, Ini Alasannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ramai Dikritik, Ini Pengakuan Korwil SPPG Tarakan Soal Anggaran MBG

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Di Balik Penutupan Dapur MBG Tarakan, Relawan Kehilangan Penghasilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Alinea Enam Dua

Berita yang baik adalah berita memberi konteks, menghadirkan latar, serta menuntun pembaca memahami sebab dan dampak dari sebuah peristiwa

Ikuti Kami

Rubrik

  • Daerah
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukrim
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Rubrik

Terbaru

Komunitas YVC-I Tarakan Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan dan Bagikan Takjil di Jalan

Komunitas YVC-I Tarakan Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan dan Bagikan Takjil di Jalan

03/15/2026
Kodim 0907/Tarakan Gelar Bazar Murah Ramadhan, Sediakan Sembako Lebih Terjangkau

Kodim 0907/Tarakan Gelar Bazar Murah Ramadhan, Sediakan Sembako Lebih Terjangkau

03/13/2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi & Manajemen
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

© 2026 PT. Alinea Cahaya Abadi.

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Lifestyle
  • Opini

© 2026 PT. Alinea Cahaya Abadi.