TARAKAN, ALINEA62– Sejumlah pemuda dan mahasiswa di Tarakan memanfaatkan momentum reses masa sidang II Tahun 2026 untuk menyampaikan berbagai aspirasi terkait pengembangan usaha, dukungan pendidikan, hingga stabilitas harga bahan pokok.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Sri Tower, Rabu (18/2/2026) itu menjadi ruang dialog terbuka antara generasi muda dan wakil rakyat.
Dalam forum tersebut, Anggota DPRD Kalimantan Utara, Adi Nata Kusuma, hadir untuk mendengarkan langsung keluhan dari peserta reses, khususnya terkait peluang wirausaha berbasis UMKM dan akses terhadap program pemerintah.
Sejumlah peserta mempertanyakan program konkret yang dapat diakses pemuda untuk mengembangkan usaha, termasuk mekanisme memperoleh bantuan dan fasilitasi.
Menanggapi hal itu, Adi Nata Kusuma menyatakan pemerintah daerah membuka ruang bagi kelompok usaha muda untuk berkembang. “Kalau ada 10 pelaku UMKM bisa dibentuk dalam satu kelompok. Lengkapi perizinannya, nanti bisa kami bantu fasilitasi. Pemerintah pada prinsipnya hadir untuk mendukung, sepanjang persyaratan dipenuhi,” ujarnya.
Ia menambahkan, dukungan dapat berupa pendampingan hingga penyediaan sarana penunjang seperti stan atau booth untuk berjualan sesuai kebutuhan. Menurutnya, pemuda memiliki peran strategis dalam memperkuat perekonomian daerah.
Selain isu kewirausahaan, mahasiswa juga menyoroti kenaikan harga bahan baku dan kebutuhan pokok menjelang hari besar keagamaan. Adi menegaskan pentingnya pengawasan untuk mencegah praktik kecurangan di lapangan. “Kami akan mendorong sidak dan pengawasan. Masyarakat juga diharapkan aktif melaporkan jika ada kenaikan harga yang tidak wajar,” katanya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut anggota DPD RI, Herman, yang menyampaikan program beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) bagi pelajar kurang mampu di Kalimantan Utara. “Total ada 2.560 beasiswa dari jenjang SD hingga SMA yang tersebar di Kaltara, dengan penerima cukup banyak di Tarakan. Syaratnya terdaftar di satuan pendidikan atau kampus,” ujar Herman.
Ia juga menyampaikan rencana pelaksanaan pasar murah bekerja sama dengan Bulog dan Dinas Ketahanan Pangan guna membantu masyarakat menghadapi lonjakan harga kebutuhan pokok.












Discussion about this post