TARAKAN, ALINEA62 – Sejumlah mahasiswa di Kota Tarakan, Kalimantan Utara, bakal menggelar aksi demonstrasi di Gedung DPRD Tarakan pada Senin, 6 April 2026. Aksi ini dipicu sorotan terhadap anggaran makan DPRD yang disebut mencapai Rp12 miliar.
Rencana aksi tersebut merupakan hasil Konsolidasi Terbuka yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Universitas Borneo Tarakan (FH UBT) di Halaman Masjid Islamic Center Tarakan, Rabu (1/4/2026).
Ketua BEM FH UBT, Muhammad Al Hafis, mengatakan isu anggaran konsumsi DPRD menjadi perhatian utama dalam konsolidasi lintas organisasi mahasiswa tersebut.
“Anggaran makan DPRD yang mencapai lebih dari Rp12 miliar menjadi hal krusial yang kami soroti,” ujar Hafis.
Selain itu, mahasiswa juga membahas kasus dugaan ijazah palsu anggota DPRD Bulungan serta pernyataan pimpinan DPRD Kalimantan Utara yang dinilai kontroversial. Isu ekonomi di wilayah perbatasan hingga program Makan Bergizi Gratis (MBG) turut masuk dalam pembahasan.
Konsolidasi ini diikuti berbagai elemen, mulai dari BEM lintas fakultas, BPM, hingga organisasi kepemudaan seperti GMNI, HMI, UKM, dan organisasi kedaerahan. Aliansi BEM se-Kalimantan (BEM SEKA) juga turut terlibat.
Awalnya aksi direncanakan digelar dalam waktu dekat, namun forum sepakat menunda untuk mematangkan persiapan. Aksi pun dijadwalkan berlangsung pada Senin (6/4) dengan titik aksi di Gedung DPRD Tarakan.
Mahasiswa juga telah menyiapkan sekitar 14 poin tuntutan. “Namun, rincian tuntutan tersebut masih dalam tahap finalisasi sebelum disampaikan ke publik,” jelasnya.












Discussion about this post