JAKARTA, ALINEA62– Transformasi berbasis kecerdasan buatan (AI) menjadi motor utama pertumbuhan PT Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) sepanjang semester I 2026. Strategi tersebut mengantarkan perusahaan membukukan pertumbuhan pendapatan 13,1 persen secara tahunan menjadi Rp30,7 triliun, dengan EBITDA naik 14 persen dan laba bersih yang dinormalisasi melonjak 49,2 persen menjadi Rp3,2 triliun.
President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, menegaskan AI kini menjadi arah utama transformasi perusahaan dari penyedia layanan konektivitas menjadi perusahaan teknologi berbasis AI.
“AI North Star kami mendorong pertumbuhan nilai jangka panjang dengan mentransformasi Indosat dari penyedia konektivitas menjadi perusahaan teknologi berbasis AI,” katanya.
Ia mengatakan pertumbuhan dua digit yang diraih perusahaan menunjukkan strategi tersebut berjalan sesuai rencana dan akan terus diperkuat pada fase berikutnya.
“Pertumbuhan double digit yang kami capai menjadi bukti kuat bahwa strategi kami berjalan baik sekaligus mencerminkan momentum positif dari perjalanan transformasi kami. Pencapaian ini semakin memperkuat keyakinan kami untuk mengakselerasi fase transformasi selanjutnya,” ujarnya.
Di Kalimantan, strategi tersebut turut mendorong pertumbuhan trafik data sebesar 27,6 persen YoY, disertai peningkatan pelanggan 2,2 persen pada kuartal II 2026. Untuk mendukung kebutuhan digital masyarakat, Indosat mengoperasikan lebih dari 19.500 BTS 4G dan memperluas jaringan hingga lebih dari 340 BTS 5G di wilayah Circle Kalisumapa.













Discussion about this post