TARAKAN, ALINEA62– Berbagai elemen masyarakat yang mengatasnamakan Masyarakat Peduli Kota Tarakan menggelar aksi damai, Kamis (25/6/2026). Mereka menyatakan sikap mendukung penuh program unggulan Presiden Prabowo Subianto, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG).
Massa aksi yang terdiri dari mitra Badan Gizi Nasional (BGN), relawan, pelaku UMKM, petani, peternak, hingga nelayan ini berkumpul untuk menyuarakan aspirasi mereka.
Koordinator Aksi Damai MBG Tarakan, Setiawan, menegaskan bahwa program ini adalah langkah strategis untuk masa depan generasi bangsa.
“Kami mendukung penuh Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Ini adalah upaya strategis meningkatkan kualitas SDM kita menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Setiawan.
Setiawan menyebut, program ini harus diperluas agar dampaknya bisa dirasakan merata oleh kelompok rentan, mulai dari anak-anak, ibu hamil, hingga ibu menyusui. Namun, ia juga memberikan catatan kritis agar roda ekonomi di daerah ikut berputar.
Masyarakat Tarakan meminta pemerintah pusat dan daerah memastikan bahwa rantai pasok bahan pangan untuk program ini wajib melibatkan sektor lokal. “UMKM, pedagang, petani, peternak, nelayan, hingga tenaga kerja lokal adalah pilar utama program ini. Mereka harus dilindungi, diberdayakan, dan diberikan kepastian,” tegasnya.
Menanggapi isu penghematan anggaran negara yang sedang bergulir, massa aksi mengingatkan agar kebijakan tersebut tidak mengorbankan kualitas gizi yang diterima masyarakat. “Mendukung efektivitas anggaran silakan, tapi penghematan tidak boleh mengurangi kualitas pelayanan gizi maupun hak masyarakat untuk memperoleh manfaat program secara optimal,” lanjut Setiawan.
Di akhir pernyataan sikapnya, Setiawan mewakili Masyarakat Peduli Kota Tarakan meminta semua pihak menghentikan politisasi maupun penyebaran disinformasi terkait program makan gratis ini. Menurutnya, keberhasilan program nasional ini hanya bisa dicapai lewat semangat gotong royong dan kolaborasi semua elemen bangsa. “Bersama mengawal gizi bangsa, menguatkan ekonomi rakyat, dan mewujudkan Indonesia Emas,” pungkasnya.













Discussion about this post