TARAKAN, ALINEA62 — Wakil Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud Is, menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) ke-100 yang digelar di Madrasah Ibtidaiyah (MI) NU Kampung Bugis, Sabtu (31/1/2026). Peringatan satu abad NU ini mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Mulia”.
Kegiatan tersebut menjadi momentum refleksi atas perjalanan panjang Nahdlatul Ulama sebagai organisasi Islam terbesar di Indonesia yang konsisten menjaga nilai-nilai kebangsaan, keislaman, serta persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Dalam sambutannya, Ibnu Saud Is menyampaikan apresiasi tinggi Pemerintah Kota Tarakan atas kontribusi strategis NU dalam berbagai bidang, mulai dari pendidikan, sosial, hingga pemberdayaan masyarakat. Ia menilai NU memiliki peran penting dalam merawat harmoni kehidupan beragama di tengah keberagaman masyarakat Indonesia, khususnya di Kota Tarakan. “Selama satu abad, Nahdlatul Ulama telah membuktikan komitmennya dalam menjaga persatuan bangsa dan mengawal Indonesia agar tetap berada pada jalan moderasi, toleransi, dan perdamaian,” ujar Ibnu Saud Is.
Menurut Ibnu Saud, keberadaan lembaga-lembaga pendidikan NU, seperti madrasah dan pesantren, telah menjadi pilar penting dalam membangun sumber daya manusia yang berakhlak, berilmu, serta memiliki semangat kebangsaan yang kuat.
Ia juga menekankan bahwa tema Harlah NU ke-100 sangat relevan dengan tantangan bangsa saat ini, di mana Indonesia membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi dinamika global, perubahan sosial, dan perkembangan teknologi yang semakin pesat. “NU tidak hanya menjaga tradisi keagamaan, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun peradaban yang berlandaskan nilai-nilai luhur, keadilan sosial, dan kemanusiaan,” kata dia.
Peringatan Harlah NU ke-100 di Tarakan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh pengurus NU, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Selain acara seremonial, kegiatan ini juga diisi dengan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan panjang NU dalam mengabdi kepada umat, bangsa, dan negara.
Pemerintah Kota Tarakan berharap sinergi antara NU dan pemerintah daerah dapat terus terjalin dengan baik demi mewujudkan masyarakat yang religius, harmonis, dan sejahtera. “Kami berharap NU terus menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan, memperkuat moderasi beragama, serta mendukung pembangunan di daerah,” tutur Ibnu Saud Is.
Peringatan satu abad NU ini sekaligus menjadi pengingat bahwa peran organisasi keagamaan tetap relevan dan dibutuhkan dalam membangun Indonesia yang beradab, berdaulat, dan bermartabat.









Discussion about this post