TARAKAN, ALINEA62 – Setelah sempat meroket dan menyentuh level tertinggi dalam beberapa hari terakhir, harga emas di Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mendadak anjlok pada Sabtu (31/1/2026). Penurunan terjadi hampir di seluruh kadar emas yang diperdagangkan di pasaran dan dirasakan langsung oleh pelaku usaha emas.
Penjual Emas Permata di Jalan Yos Sudarso, Selumit, Kecamatan Tarakan Tengah, Lina, mengatakan penurunan harga emas terjadi secara serentak dan cukup signifikan. Rata-rata harga emas turun sekitar Rp150 ribu per gram dibandingkan hari sebelumnya.
“Hari ini baru turun. Kemarin memang naiknya tinggi sekali, tapi hari ini langsung turun,” ujar Lina.
Untuk emas perhiasan, harga emas 24 karat hari ini berada di kisaran Rp2.850.000 per gram. Sementara emas 20 karat dijual sekitar Rp2.650.000 per gram, emas 17 karat sekitar Rp2.500.000 per gram, dan emas 16 karat berada di kisaran Rp2.300.000 per gram.
Lina menjelaskan, perbedaan harga antar kadar emas dipengaruhi oleh tingkat kemurnian atau persentase kandungan emas. Semakin tinggi kadar emas, semakin tinggi pula nilai jualnya.
Tak hanya emas perhiasan, emas batangan Antam juga ikut mengalami penurunan. Hari ini, harga emas Antam berada di kisaran Rp3.200.000 per gram, setelah sebelumnya sempat menyentuh Rp3.600.000 per gram dalam waktu singkat.
Meski harga emas mengalami penurunan, aktivitas transaksi di tokonya masih terpantau relatif seimbang. Jumlah pembeli dan penjual dinilai tidak jauh berbeda. “Masih imbang saja, ada yang beli, ada yang jual,” katanya.
Lina yang telah menekuni usaha jual beli emas selama puluhan tahun menilai fluktuasi harga emas merupakan hal yang wajar. Ia menyebut kenaikan harga emas mulai terjadi sejak 2023 dan terus berlanjut hingga beberapa waktu terakhir.
Namun, menurutnya, penurunan harga saat ini bersifat sementara, mengingat tren jangka panjang harga emas masih cenderung mengalami kenaikan.
“Kalau emas itu jangka panjangnya tetap naik. Turun seperti ini biasa,” pungkasnya.













Discussion about this post