JAKARTA, ALINEA62 — Presiden Prabowo Subianto menyatakan kesiapan untuk terbang langsung ke Teheran (Ibu Kota Iran) guna menjadi mediator konflik antara Iran dan Amerika Serikat (AS)-Israel. Pernyataan tersebut disampaikan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menyusul kembali memanasnya situasi keamanan di kawasan Timur Tengah setelah serangan militer yang melibatkan Israel dan Amerika Serikat.
Dalam pernyataan tertulis yang dirilis Sabtu (28/2/2026), Kemlu RI menegaskan Indonesia siap memfasilitasi dialog damai di antara pihak-pihak yang berkonflik. Indonesia bahkan membuka opsi keterlibatan langsung Presiden RI sebagai mediator utama. “Apabila disetujui oleh kedua belah pihak, Presiden Indonesia bersedia untuk bertolak ke Teheran guna melakukan mediasi,” demikian kutipan pernyataan resmi Kemlu.
Pemerintah Indonesia menyayangkan gagalnya perundingan awal antara Amerika Serikat dan Iran yang berujung pada kembali pecahnya konflik bersenjata. Kondisi tersebut dinilai berpotensi memicu instabilitas regional dan mengancam perdamaian global.
Indonesia pun menyerukan agar seluruh pihak menahan diri dan mengedepankan jalur dialog serta diplomasi sebagai satu-satunya jalan penyelesaian. Dalam rilis yang sama, Kemlu kembali menekankan pentingnya penghormatan terhadap prinsip kedaulatan dan integritas wilayah setiap negara sesuai hukum internasional.
“Pemerintah Indonesia, dalam hal ini Presiden Republik Indonesia, menyampaikan kesiapan untuk memfasilitasi dialog bagi terciptanya kembali kondisi keamanan yang kondusif,” tulis Kemlu RI melalui akun resmi X @Kemlu_RI.
Selain fokus pada upaya diplomasi, pemerintah juga menaruh perhatian serius terhadap keselamatan Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di wilayah terdampak konflik. Kemlu mengimbau WNI untuk tetap tenang, waspada, mematuhi arahan otoritas setempat, serta menjaga komunikasi aktif dengan Perwakilan RI terdekat.
Ketegangan yang terus meningkat di Timur Tengah dinilai berisiko memperburuk stabilitas global. Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus mendorong perdamaian dunia melalui peran aktif dan diplomasi bebas aktif.








Discussion about this post