TARAKAN, ALINEA62 — Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi kesempatan bagi generasi muda untuk memaknai kemerdekaan dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Rektor Universitas Borneo Tarakan (UBT) Prof. Dr. Yahya Ahmad Zein, S.H., M.H., mengajak mahasiswa menjadikan momentum kemerdekaan sebagai dorongan untuk memperkuat kompetensi, terutama di bidang digital dan kewirausahaan.
Menurut Yahya, Indonesia saat ini memasuki era bonus demografi. Kondisi tersebut harus dipersiapkan dengan peningkatan kualitas SDM agar generasi usia produktif mampu menjadi kekuatan dalam pembangunan nasional.
“Bonus demografi sebaiknya memang dipersiapkan, khususnya dalam hal sumber daya manusia. Jika bonus demografi tidak diimbangi dengan kompetensi yang maksimal, maka ini justru akan menjadi beban negara,” kata Yahya.
Ia menilai, semangat kemerdekaan di era saat ini tidak cukup hanya dimaknai secara seremonial. Generasi muda, khususnya mahasiswa, perlu mengisinya dengan meningkatkan kemampuan dan kesiapan menghadapi perubahan zaman.
Salah satu kemampuan yang dinilai semakin penting adalah kompetensi digital. Perkembangan teknologi membuat digitalisasi tidak lagi dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat maupun dunia kerja.
“Di era digitalisasi tentu saja selain literasi digital yang harus maksimal, setiap komponen juga harus memahami bagaimana digitalisasi dalam konteks saat ini menjadi bagian yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan masyarakat,” ujarnya.
Yahya mengatakan UBT turut mengambil peran dalam menyiapkan generasi muda menghadapi tantangan tersebut. Pengembangan mahasiswa tidak hanya dilakukan melalui kurikulum, tetapi juga melalui berbagai kegiatan yang mendorong peningkatan kompetensi dan pembentukan karakter.
UBT, lanjutnya, kini juga fokus mengembangkan konsep Entrepreneurship University. Melalui konsep tersebut, mahasiswa didorong menjadi lulusan yang tidak hanya menguasai bidang keilmuan, tetapi juga memiliki jiwa kewirausahaan.
“Perguruan tinggi tidak boleh hanya mencetak sarjana, tapi juga harus mampu mencetak sarjana-sarjana plus. Plus dalam artian memiliki kompetensi entrepreneurship,” jelasnya.
Ia berharap mahasiswa UBT dapat menjadi bagian dari generasi yang mampu mengisi kemerdekaan dengan karya, inovasi, dan kemampuan yang relevan dengan kebutuhan masa depan.
Dalam momentum HUT ke-81 RI, Yahya pun mengajak seluruh mahasiswa UBT untuk meningkatkan kompetensi sebagai bagian dari kontribusi generasi muda dalam menyongsong Indonesia Emas.
“Mari sebagai insan akademis, insan yang memang menjadi gerbang terdepan dalam pengembangan sumber daya manusia, bersama-sama kita tingkatkan kompetensi, terutama kompetensi digital,” tuturnya.
Ia menambahkan, UBT akan terus mempersiapkan mahasiswa agar tidak hanya ahli di bidangnya, tetapi juga memiliki kemampuan dan semangat entrepreneurship untuk menghadapi tantangan global.
“Terutama menghadapi Indonesia Emas ke depan,” pungkas Yahya.













Discussion about this post