TARAKAN, ALINEA62 – Siswi SMA Negeri (SMAN) 1 Tarakan, Kheisya Zakia Azzahra, berhasil meraih Juara 1 Lomba Pidato “AHY Muda” tingkat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Kalimantan Utara (Kaltara).
Kompetisi tersebut digelar dalam rangka memperingati HUT ke-25 Partai Demokrat. Lomba dikhususkan bagi pelajar SMA, SMK, dan sederajat se-Kaltara.
Seleksi diikuti perwakilan pelajar dari lima Dewan Pimpinan Cabang (DPC), yakni Tarakan, Bulungan, Nunukan, Tana Tidung, dan Malinau.
Dari hasil penilaian DPD Partai Demokrat Kaltara, dua peserta terbaik berhak melanjutkan seleksi ke tingkat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) di Jakarta. Kheisya menjadi juara pertama sebagai utusan DPC Tarakan, disusul Novia dari SMA Negeri 1 Malinau sebagai juara kedua.
Sekretaris DPC Partai Demokrat Kota Tarakan, Muhammad Erwinsyah, mengatakan lomba tersebut menjadi salah satu cara partai mengenalkan Partai Demokrat sekaligus gagasan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kepada generasi muda.
“Tema lomba meliputi enam fokus utama, yakni teknologi, isu sosial, ekonomi, pengentasan kemiskinan, hingga e-commerce,” kata Erwinsyah.
Menurut dia, penilaian mencakup kesesuaian isi pidato dengan tema, kreativitas dalam pembawaan, serta kedisiplinan peserta dalam memenuhi durasi pidato selama 3-5 menit.
Erwinsyah menilai materi yang dibawakan Kheisya cukup visioner. Siswi kelas XI SMAN 1 Tarakan itu mengangkat pemanfaatan teknologi untuk memperluas promosi sekaligus pemasaran produk unggulan lokal Kota Tarakan.
Kheisya mengaku bersyukur bisa keluar sebagai juara pertama. Apalagi, lomba tersebut menjadi pengalaman pertamanya mengikuti kompetisi pidato.
“Persiapannya cukup mepet. Saya mencari materi, menyusun poin pidato, menghafal, lalu memantapkan intonasi dan gerakan tangan,” ujar Kheisya.
Ia mengaku selama ini lebih sering melakukan public speaking saat presentasi di kelas dibanding mengikuti lomba pidato.
Setelah menjadi juara tingkat Kaltara, Kheisya akan mengikuti tahapan seleksi nasional di tingkat DPP. Penilaian dilakukan melalui evaluasi rekaman video pidato yang telah dikirimkan.
Kheisya pun optimistis menghadapi tahapan tersebut dan berharap bisa membawa nama Kaltara lebih jauh di tingkat nasional.
Di tingkat DPP, para peserta akan memperebutkan total hadiah beasiswa senilai Rp60 juta yang diperuntukkan bagi sembilan juara nasional.









Discussion about this post