TARAKAN, ALINEA62– Laga semifinal Piala Dunia 2026 antara Argentina melawan Inggris disambut antusias para pencinta sepak bola di Tarakan. Salah satunya Anggota DPRD Kalimantan Utara, Supa’ad Hadianto, yang mengikuti nonton bareng (nobar) di Kafe Mitra Gitalatama Tarakan, Kamis (16/7/2026).
Sejak awal pertandingan, Supa’ad mengaku optimistis Argentina mampu mengamankan tiket ke partai final. Meski Tim Tango sempat tertinggal, keyakinannya tak pernah berubah.
“Saya memang sejak awal adalah salah satu pendukung dan pecinta Argentina. Argentina memiliki satu kekuatan yang tidak dimiliki tim lain,” kata Supa’ad usai nobar.
Menurutnya, Inggris tampil menekan sejak peluit babak pertama dibunyikan. Bahkan Argentina harus kebobolan lebih dulu pada babak kedua.
Namun, ia menilai gol tersebut bukan akhir dari perjuangan tim asuhan Lionel Scaloni. Argentina justru mampu bangkit pada menit-menit akhir pertandingan.
“Pada menit-menit akhir Argentina bangkit luar biasa. Gol tercipta melalui asis dari Lionel Messi. Sejak awal saya memang punya keyakinan Argentina akan menjadi finalis,” ujarnya.
Bagi Supa’ad, kehadiran Messi menjadi pembeda yang membuat Argentina selalu memiliki peluang membalikkan keadaan, meski sedang berada dalam tekanan.
“Di Argentina ada satu pembeda, yaitu Lionel Messi. Pembeda yang tidak dimiliki tim-tim lain. Saat Argentina tertekan, dia selalu bisa muncul mengubah keadaan,” ungkapnya.
Keyakinan itu terbukti setelah Argentina mencetak gol kemenangan pada masa injury time dan memastikan langkah ke final untuk menghadapi Spanyol.
“Pada menit ke-92 gol itu tercipta dan Argentina lolos ke final menghadapi Spanyol,” katanya.
Menghadapi partai puncak, Supa’ad tetap percaya Argentina akan keluar sebagai juara Piala Dunia 2026. Menurutnya, pengalaman dan kualitas Messi akan kembali menjadi faktor penentu.
“Saya punya keyakinan Argentina akan menjadi juara Piala Dunia 2026. Dalam kondisi sulit dan tertekan, Argentina masih punya tokoh pembeda yang bisa mencari celah untuk membawa tim menjadi juara,” pungkasnya.













Discussion about this post