TARAKAN, ALINEA62 – Menyambut datangnya Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, tokoh agama dan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam di Kota Tarakan menyatakan komitmen bersama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan silaturahmi dan doa bersama lintas agama yang digelar Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Tarakan, Rabu (11/2/2026).
Dalam pertemuan itu, para tokoh agama sepakat mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif, khususnya selama bulan suci Ramadan. Mereka juga mengimbau masyarakat tetap menjaga toleransi serta kerukunan antarumat beragama yang selama ini terpelihara di Tarakan.
Sekretaris FKUB Tarakan, Syamsi Sarman, mengatakan kondusivitas wilayah menjadi kunci agar umat Islam dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang.
“Kita berharap selama pelaksanaan ibadah puasa tidak ada gangguan kamtibmas. Misi utamanya adalah kondusivitas wilayah agar semua bisa beribadah sesuai keyakinannya,” ujarnya.
Sejumlah isu turut menjadi perhatian, di antaranya pengawasan peredaran minuman keras (miras), penertiban balapan liar dan aktivitas lomba lari di jalan raya, hingga imbauan agar kegiatan membangunkan sahur dilakukan secara santun tanpa mengganggu warga.
Ketua IV MUI Tarakan, Abu Salman, menambahkan bahwa ketenteraman menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. “Kami juga menyoroti maraknya miras oplosan di kalangan remaja yang dinilai berpotensi memicu gangguan keamanan, besar harapan ini segera ditindaklanjuti,” tuturnya.
Hasil pertemuan ini akan disampaikan kepada Pemerintah Kota Tarakan dan aparat terkait sebagai bahan tindak lanjut menjelang Ramadan, dengan harapan suasana ibadah tahun ini berlangsung aman, harmonis, dan toleran.








Discussion about this post