TARAKAN, ALINEA62 – Wakil Wali Kota Tarakan Ibnu Saud Is membuka Safari Nasional FK KBIHU Manasik Akbar dan Sosialisasi Program Semua Bisa Haji Provinsi Kalimantan Utara yang digelar di Asrama Transit Haji Kalimantan Utara, Sabtu (31/1/2026).
Kegiatan ini diikuti calon jemaah haji Kalimantan Utara tahun 2026 serta dihadiri jajaran pengurus FK KBIHU dan tokoh agama. Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Jenderal DPP FK KBIHU menyampaikan adanya perubahan kebijakan dalam penetapan kuota haji daerah.
“Kebijakan kuota haji daerah saat ini tidak lagi berdasarkan jumlah umat Islam di suatu wilayah, tetapi disesuaikan dengan jumlah pendaftar haji,” ujarnya dalam sambutan.
Menanggapi hal tersebut, Ibnu Saud Is menegaskan pentingnya peran pemerintah daerah dalam melakukan sosialisasi secara menyeluruh hingga ke tingkat paling bawah. Menurutnya, peningkatan jumlah pendaftar menjadi kunci untuk mendorong penambahan kuota haji daerah.
“Pemerintah daerah harus aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Semakin banyak masyarakat yang mendaftar haji, maka kuota haji daerah juga akan semakin bertambah,” kata Ibnu Saud.
Ia juga mengungkapkan bahwa minat masyarakat Kota Tarakan terhadap ibadah haji sangat tinggi. Hal tersebut, lanjutnya, tercermin dari meningkatnya kuota haji untuk Kota Tarakan pada tahun ini.
“Alhamdulillah, antusiasme masyarakat Tarakan sangat tinggi. Tahun ini kuota haji Kota Tarakan mengalami peningkatan,” ucapnya.
Ibnu Saud menilai kegiatan manasik haji memiliki peran penting dalam mempersiapkan calon jemaah, baik dari sisi pemahaman ibadah maupun kesiapan fisik dan mental sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Dalam kegiatan tersebut juga disampaikan informasi rencana pemberangkatan jemaah haji Kalimantan Utara tahun 2026. Kloter pertama direncanakan akan diberangkatkan pada 22 April 2026.
Melalui Safari Nasional FK KBIHU dan Manasik Akbar ini, diharapkan calon jemaah haji Kalimantan Utara dapat lebih siap dalam menjalankan rangkaian ibadah haji, sekaligus mendorong peningkatan pendaftar haji di daerah.










Discussion about this post